Astonishing Emma Stone

Akhirnya kesampaian juga untuk nonton The Amazing Spiderman. Beberapa hari lalu mau nonton bareng dengan teman-teman kantor di IMAX tapi gagal karena ternyata telah sold out hingga tanggal 8 July. Yang aalnya gue tidak terlalu semangat dengan film ini menjadi sebaliknya. Ada apa sih di film ini? Sepuluh tahun terakhir kita sudah disuguhi 3 film spiderman dengan pemain Tobie Maguire. Tiga film itu sudah dengan kecanggihan teknologi terkini untuk special effectnya. Berbeda dengan Batman. Versi Christopher Nolan dibawa ke bentuk yang lebih kelam dan serius, berbeda dengan 4 film sebelumnya yang comical.

Di film terbaru ini, Spiderman dibintangi Andrew Garfield. Sementara love interestnya , Gwen, Dibintangi oleh Emma Stone. Yang mencolok di sini memang love interestnya yang menurut gue sangat mandiri dan tangguh. Tidak seperti Mary Jane yang cantik tapi lemah dan selalu teriak-teriak tiap kali mau jatuh. Gwen, adalah seorang anak SMA yang cantik, pintar dan sudah bekerja magang di sebuah lab terkemuka. Dia yang ikut menciptakan obat anti virus yang disebarkan oleh Lizarman. Hubungan Gwen dengan Peter Parker juga sangat romantis. Bukan dalam arti termehek-mehek. Dan memang Emma Stone sangat pantas memainkan karakter seperti itu.

Dalam film - film sebelumnya Emma Stone juga memainkan karakter-karakter yang menarik. Yang paling asik menurut gue di film Easy A. Di sana dia berperan menjadi seorang pelajar di sebuah SMA yang terkena issue tidak sedap, dicap sebagai "Perek"> Tapi karakter di film itu menghadapi issue itu dengan cerdas. Eassy A menurut gue salah satu dari sedikit film Teen flick with attitude. YAng terbaru sebelum The Amazing Spiderman ini dia bermain dalam film The Help bersama banyak actress hebat lainnya. (See my review at past post) dan juga Crazy Stupid Love. KEduanya mendapat review yang bagus dari para kritikus film termasuk acting Emma sendiri.

Emma Stone memang punya kharakter tersendiri yang membuatnya loveable. Suaranya yang berat justru membuatnya sexy. Dia bisa menjadi the next Meg Ryan dengan film-film romantisnya dulu. Emma Stone tentunya dengan membawakan gelombang baru definisi film chick flick.

Comments

Popular Posts